SEJARAH
JATHILAN KUDHO SEMBODO
Kesenian jathilan
memang sudah melekat dimasyarakat lemah abang sejak awal tahun 1992. Bermula
dari hoby beberapa orang seniman lemah abang yang suka dengan tari-tarian, dan
mereka menyalurkan bakatnya lewat kesenian jathilan. Karena pada saat itu di
lemah abang belum ada alat-alat yang memadai untuk melakukan latihan, mereka
rela datang jauh-jauh ke wilayah seberang guna untuk meikuti latihan dan pentas
disana. Banyak dari mereka yang langsung diterima dan bergabung pada group
jathilan di wilayah itu.
Semakin lama, ternyata hal tersebut justru mengundang
antusias warga lemah abang dan sekitarnya. Yang dulu hanya sekitar 3-5 orang,
kini hampir sepuluhan orang yang mengikuti kesenian jathilan itu. Seringnya pentas di sana sini dan semakin bertambahnya anggota
yang masuk, ternyata tak sedikit masalah yang melalu lalang menghampiri group
jathilan itu. Ya maklum, kalau belum memiliki group jathilan sendiri kadang cuma di anggap seperti anak tiri aja.
Tepatnya pada tanggal 3 Maret 1996 jathilan di lemah
abang ini berdiri dan diketuai oleh Bp. Sukardi. Nama dari kesenian Jathilan
itu adalah TURONGGO MUDHO BUDOYO, dan ternyata cukup axiz pada masanya itu.
Walaupun alat dan prasarana belum lengkap, namun sudah di minta pentas
disejumlah daerah. Banyaknya peminat yang akan menjadi anggota kesenian
tersebut mengugah semangat Bp.Sukardi untuk bekerja keras dalam mendapatkan
alat yang lengkap. Bapak dari tiga orang anak itu memang selalu ulet dan
bekerja keras guna mendapatkan apa yang di inginkan anggotanya. Dengan di bantu
rekan-rekannya seperti Bp.warso, Bp.paimo, Bp.poniran, mas Waridin dan sejumlah
penari-penari, akhirnya proposal yang diajukan ke balai desapun cair dan bisa
untuk beli drum dan tambahan kendang jaipong.
Bertambahnya waktu dan usia, jathilan TURONGGO MUDHO
BUDOYO semakin memikat hati banyak pengemarnya. Mulai dari simbah-simbah,
bapak-bapak, ibu-ibu, om, tante, anak-anak dan semua kalangan. Dari situ
kesenian tradisional juga mulai di gemari banyak orang, khususnya kesenian
jathilan tersebut. Banyak media dari desa sitimulyo yang ternyata menyoroti
kesenian jathilan desa lemah abang itu secara diam-diam, hingga akhirnya ada kesempatan
jathilan TURONGGO MUDHO BUDOYO pentas di balai desa Sitimulyo dalam suatu acara
yang diadakan di balai desa. Mulai dari situlah jathilan Turonggo Mudo Budoyo mulai
terkenal dan banyak pengemarnya.
Setelah hampir delapan tahun berdiri, ternyata jathilan
Turonggo Mudo Budoyo mempunyai hampir 30 orang anggota yang tergabung
didalamnya dan nama dari kesenian jathilan itu diganti menjadi “KUDHO SEMBODO” atas keinginan sebagian
besar anggotanya, dan Bp.sukardi pun mengantinya. 30 orang tersebut terdiri dari
kelompok penari, wiyogo (pemusik), pawang, dan sejumlah anggota lain didalam
organisasinya. Masyarakat di tempat jathilan Turonggo Mudo Budoyo berdiri itu
pun selalu memberikan yang terbaik untuk memanjukan kesenian tersebut. Dan dari
situlah, makna di balik “NGURI-URI KABUDAYAN JAWI” terasa sangatlah kental. Semuanya
berpartisipasi, bergotong royong, dan bermufakat untuk kemajuan kesenian
jathilan.
Kini usia yang ke 16 tahun (tahun 2012), Kesenian
Jathilan KODHO SEMBODO sudah menyimpan segudang prestasi yang diperoleh. Mulai
dari penghargaan yang diberikan oleh bapak kapolsek Piyungan terhadap Jathilan
KUDHO SEMBODO dalam rangka pemilihan kesenian tersubur di Kecamatannya,
berhasil menjuarai peringkat 4 Se-Kab.Bantul dalam lomba kesenian Jathilan di
ParangTritis, Mewakili Kec.Piyungan dlm event-event yang di adakan di
Kab.Bantul, dan masih banyak lagi.
Nah jika para pembaca ingin menyaksikan langsung
kesenian jathilan Kudho Sembodo, bisa langsung datang di dusun Lemah Abang Rt04,
Banyakan III, Sitimulyo, Piyungan, Bantul, Yogyakarta. Atau apabila bapak/ibu
akan mengadakan hiburan dan ingin mengundang kesenian Jathilan ini langsung aja
Call no Bp.sukardi. BIAYA SANGAT TERJAGKAU LHO!!!
Telp : 08562966436 (Bp.sukardi)
Facebook : New Kudho Sembodo
WADAOW.. Tampilan masih perawan kiye,, :D
ReplyDeletehahaha, sebenere aku gak suka ngeblok,,,, gara2 di ejek simbah terus akhirnya posting deh,,hehe
ReplyDelete